Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Kapuas » Cari Solusi Status Tenaga Kontrak, Komisi I DPRD Kapuas Kunjungi KemenPAN-RB

Cari Solusi Status Tenaga Kontrak, Komisi I DPRD Kapuas Kunjungi KemenPAN-RB

  • account_circle dev
  • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUDUTKALTENG, Kuala Kapuas – Komisi I DPRD Kabupaten Kapuas melakukan kunjungan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) di Jakarta guna membahas nasib tenaga kontrak daerah yang belum memiliki kepastian status.

​Rombongan Komisi I DPRD Kapuas yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi, Sera Sintanola, diterima oleh perwakilan dari KemenPAN-RB, Firdaus.

Dalam pertemuan itu dibahas permasalahan tenaga kontrak yang hingga kini belum terdata dalam database nasional maupun belum masuk dalam skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

DPRD Kapuas menyampaikan kekhawatiran serius mengenai sejumlah besar tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas yang luput atau belum tercatat dalam pendataan tenaga non-ASN sebelumnya.​

“Kondisi ini menimbulkan kegelisahan dan ketidakpastian kerja bagi para pegawai yang telah mengabdi. Kami meminta pemerintah pusat memberikan perhatian khusus agar mereka yang telah lama berbakti tidak terancam kehilangan pekerjaan menjelang implementasi kebijakan penataan tenaga non-ASN secara nasional,” kata Sera Sintanola.

Pihak KemenPAN-RB, memberikan penjelasan mengenai mekanisme pendataan ulang, proses validasi, serta ketentuan terbaru terkait perekrutan PPPK Paruh Waktu, juga OPD wajib menganggarkan anggaran untuk masuk ke skema OS atau PJLP.

Namun, KemenPAN-RB juga menegaskan dua poin krusial:

  1. ​Regulasi dari pusat sudah tidak ada untuk membuka kembali seleksi atau pengusulan PPPK Paruh Waktu bagi tenaga kontrak yang tidak terakomodir. Proses pengusulan PPPK dianggap telah berakhir.
  2. ​Daerah Wajib Mencari Kebijakan Alternatif. KemenPAN-RB menyarankan agar Pemerintah Daerah (Pemda) Kapuas mencari solusi atau kebijakan lokal terhadap tenaga kontrak yang tidak masuk ke dalam skema PPPK Paruh Waktu. Hal ini bertujuan untuk menghindari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Kunjungan kerja Komisi I DPRD Kapuas ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menghasilkan solusi konkret dan memberikan kepastian status bagi seluruh tenaga kontrak di Kabupaten Kapuas.(ai)

  • Penulis: dev

Rekomendasi Untuk Anda

  • 11f71af5 7887 4860 a57b b3a6915057e9

    DPRD Kapuas Dorong Pola Hidup Sehat Sejak Dini, Yetty Ajak Warga Rajin Olahraga

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle dev
    • 0Komentar

    SUDUTKALTENG, Kuala Kapuas – Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Yetty Indriana, gencar mengajak masyarakat untuk membangun pola hidup sehat sejak dini melalui olahraga teratur. Inisiatif ini didorong sebagai upaya nyata meningkatkan kesehatan dan kebugaran masyarakat Kapuas. Legislator Partai Gerindra ini menjelaskan, pola hidup sehat tidak hanya terbatas pada kegiatan fisik, tetapi juga mencakup pengaturan pola makan, […]

  • IMG 20250805 130759 800x513

    Dewan Ini Dukung Pendekatan Humanis Bapas dan Pemkab Kapuas

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle dev
    • 0Komentar

    SUDUTKALTENG, Kuala Kapuas – Upaya Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno dalam menjalin Kerja Sama Pemkab Kapuas dan Bapas Kelas I Palangka Raya untuk Pembinaan Humanis Berbasis Kerja Sosial mendapat apresiasi dari Didi Hartoyo, Anggota DPRD Kapuas. Katanya, pendekatan pembinaan berbasis kerja sosial ini sangat penting karena mampu meningkatkan kepercayaan diri serta membangun hubungan sosial yang konstruktif […]

  • Cegah Hoaks dan Gangguan Kamtibmas, Polsek Kurun Intensifkan Cooling System

    Cegah Hoaks dan Gangguan Kamtibmas, Polsek Kurun Intensifkan Cooling System

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle dev
    • 0Komentar

    Sudut Kalteng, Kuala Kurun – Polsek Kurun, Polres Gunung Mas mengintensifkan langkah preventif guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Upaya tersebut dilakukan melalui pelaksanaan program Cooling System dengan menyasar sejumlah titik strategis di wilayah Kuala Kurun, Selasa (23/12/2025). Dalam patroli dialogis tersebut, petugas menyambangi beberapa lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, yakni Pasar […]

  • 587806133 18431210536128864 740480604435645209 n

    Maya Savitri Shalahuddin Dukung Produk Lokal Barito Utara Go Nasional

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle dev
    • 0Komentar

    SUDUTKALTENG, Muara Teweh – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Barito Utara, Maya Savitri Shalahuddin, menghadiri acara penutupan Dekranasda Kalteng Fashion Festival di Palangka Raya, Minggu (14/12/2025) Maya Savitri didampingi oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dagrin), Dewi Handayani, serta jajaran kepala perangkat daerah terkait. Ketua Dekranasda Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, mengatakan […]

  • Bupati Barito Utara Buka Muscab X Pramuka

    Bupati Barito Utara Buka Muscab X Pramuka

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    MUARA TEWEH– Bupati Barito Utara, Shalahuddin secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) X Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Barito Utara Tahun 2026, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan yang digelar di Muara Teweh tersebut menjadi momentum penting bagi jajaran Pramuka di Barito Utara untuk mengevaluasi program kerja sekaligus merumuskan langkah strategis dalam memajukan organisasi ke depan. Dalam sambutannya, […]

  • WhatsApp Image 2025 03 18 at 15 00 25 7d231a12

    Ciptakan Ekosistem Seni Hidup, Dewan Apresiasi Konsep Inklusif Kota Air Fest

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle dev
    • 0Komentar

    SUDUTKALTENG, Kuala Kapuas – Anggota DPRD Kapuas, Arhensa Mullah Muhammad, memberikan apresiasi tinggi kepada pihak penyelenggara Kota Air Fest atas konsep acara yang rapi, inklusif, dan berhasil melibatkan banyak pihak—mulai dari sekolah, pelatih, hingga komunitas seni lokal. Festival ini bertujuan menggali Potensi Seni Pelajar Kapuas melalui lomba paduan suara dan vocal solo. Arhensa menuturkan keberhasilan […]

expand_less