Dorong Digitalisasi Layanan dan APBD yang Berpihak pada Warga
- account_circle dev
- calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Suasana Rapat Paripurna DPRD Barito Utara. Foto: Ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUDUT KALTENG, Muara Teweh – Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Barito Utara menegaskan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026 harus menjadi instrumen untuk mencapai kesejahteraan masyarakat secara inklusif.
Dalam pandangan umum yang disampaikan Suparjan Efendi (21/11/2025), fraksi ini menyuarakan pentingnya modernisasi dan fokus pada rakyat.
“Salah satu poin kunci adalah desakan untuk digitalisasi layanan publik di Barito Utara,” katanya.
Menurut PDI Perjuangan, di era digital ini, digitalisasi akan mempermudah akses masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan secara real time dan online.
Selain itu, Fraksi PDI Perjuangan juga menekankan APBD Selaras RPJMD dengan memastikan alokasi anggaran objektif, realistis, dan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.
Pembangunan Inklusif dengan mengingatkan agar alokasi anggaran berpihak pada kelompok rentan, seperti masyarakat miskin dan penyandang disabilitas, untuk memastikan pertumbuhan ekonomi inklusif.
Fraksi PDI Perjuangan berharap agar program-program yang tertuang dalam APBD Barito Utara 2026 tidak hanya menjadi janji politik, tetapi benar-benar terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga Kabupaten Barito Utara. (iis)
- Penulis: dev
