Pemkab Barut Tangani Cepat Potensi Longsor di Sekitar Tower Telekomunikasi Desa Sikui
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Telah terjadi longsor pada lereng tanah yang berada di dekat kaki menara telekomunikasi di Desa Sikui, Kabupaten Barito Utara. (Foto:Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MUARA TEWEH– Pemerintah Kabupaten Barito Utara, (Pemkab Barut) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosandi), bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait ancaman bencana tanah longsor di sekitar Tower Telekomunikasi Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru.
Laporan tersebut disampaikan masyarakat melalui Portal IG Diskominfosandi dan hasil pemantauan lapangan Tim E-Government Diskominfosandi, Selasa (14/4/2026), ditemukan kondisi tanah yang kian memprihatinkan di sekitar infrastruktur vital.
Berdasarkan pemeriksaan teknis di titik koordinat Lat 1°4’24.11″S Long 115°4’58.46″E, tim menemukan indikasi kuat terjadinya longsor yang ditandai dengan retakan lebar dan penurunan struktur tanah secara signifikan.
Kondisi ini dinilai sangat berisiko karena lokasi titik longsor berada di area yang sangat krusial yaitu jarak kaki tower hanya berjarak sekitar 5 meter dari titik longsor, jarak badan jalan, hanya berjarak sekitar 15 meter dari jalan Negara, akses utama masyarakat.
Laporan tersebut menegaskan bahwa area sekitar tower dalam kondisi labil. Kerawanan ini diprediksi akan meningkat tajam apabila wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi, yang berpotensi memicu longsor susulan.
Bupati Barito Utara, Shalahuddin, memberikan instruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera turun ke lapangan guna melakukan langkah-langkah penanganan teknis darurat demi menjaga stabilitas akses jalan dan keselamatan warga.
Selain koordinasi internal pemerintah, Kepala Dinas Kominfosandi Barito Utara juga telah melayangkan surat resmi kepada PT Telkomsel selaku Penyelenggara Pelayanan Internet (ISP) di wilayah tersebut. Dinas Kominfosandi Barito Utara, meminta perhatian serius dan tindakan preventif segera dari pihak provider untuk mengamankan infrastruktur mereka.
“Hal ini penting guna mencegah terjadinya insiden yang tidak diinginkan, seperti robohnya tower yang tidak hanya akan memutus akses komunikasi, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan raya di sekitarnya,” jelasnya.
Tim terkait terus melakukan pemantauan intensif di lokasi guna mengantisipasi pergerakan tanah lebih lanjut.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami berharap pihak pengelola tower segera bersinergi dengan langkah yang diambil pemerintah daerah untuk meminimalisir risiko bencana ini,” tambahnya. (eza)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar