Wabup Felix, Tekankan Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 di Aula Rujab Bupati Barito Utara, Selasa (13/10/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MUARA TEWEH – Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, secara resmi membuka Rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Barito Utara, Selasa (13/10/2026).
Dalam sambutan tertulis Bupati Barito Utara, Shalahuddin, yang dibacakan oleh Wabup Felix Sonadie Y. Tingan, ditegaskan bahwa stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak yang tidak sesuai dengan usianya. Lebih dari itu, stunting merupakan masalah pembangunan sumber daya manusia yang berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, kemampuan belajar, hingga produktivitas anak pada masa mendatang.
“Percepatan penurunan stunting harus menjadi prioritas pembangunan daerah dan tidak boleh hanya dibebankan pada sektor kesehatan. Ini tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah, kecamatan, desa, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat,” ujar Felix.
Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan intervensi penurunan stunting yang berbasis data akurat dan valid, termasuk data by name by address. Dengan demikian, program yang dijalankan dapat lebih tepat sasaran, terarah, serta menyentuh langsung keluarga yang berisiko mengalami stunting.
Menurutnya, keterlibatan lintas sektor menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung keberhasilan program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Barito Utara.
Pada kesempatan yang sama, Ketua TP-PKK Kabupaten Barito Utara, Maya Savitri Shalahuddin, menyampaikan komitmen TP-PKK untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam upaya percepatan penurunan stunting.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan peran Posyandu, pemanfaatan lahan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga, serta pendampingan bagi ibu hamil dan balita.
“Saya berharap data stunting tahun ini bisa turun. Ini harus kita selesaikan dengan cepat dan action di lapangan agar penanganan lebih cepat,” ungkap Maya.
Rapat TPPS Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 tersebut juga diisi dengan pemaparan materi dan sesi tanya jawab terkait berbagai upaya penurunan stunting di wilayah Kabupaten Barito Utara. Kegiatan ini dihadiri kepala perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Barito Utara, kepala puskesmas, jajaran TP-PKK, serta undangan terkait lainnya. (eza)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar